DLH Kota Magelang

MAGELANG MONCER SERIUS 2020

Tabebuya Bermekaran di Kota Magelang Serasa di Jepang


 BUNGA - BUNGA DI KOTA MAGELANG SERASA BERADA DI JEPANG

Bulan Oktober ini menjadi Bulan yang dinanti masyarakat Kota Magelang. Mengapa? karena Pohon Tabebuya yang seperti "Pohon Sakuranya Jepang" mulai bermekaran di beberapa titik, seperti Jl. Sarwo Edhi Wibowo, Jl. A. Yani, Jl. Mayjend. Sutoyo, Jl. Sunan Giri, dan Jl. Yos Sudarso. Ini merupakan wujud Program Magelang Kota Sejuta Bunga oleh Pemerintah Kota Magelang. Hingga kini, Pemerintah masih tetap terus mengembangkan dan melanjutkan Program Kota Sejuta Bunga dengan penanaman di beberapa titik-titik strategis.

Apa itu Pohon Tabebuya?
Tabebuya (Chrysotricha) adalah jenis tanaman yang berasal dari negara Brasil termasuk jenis pohon besar, dan seringkali orang kebanyakan menyebutnya sebagai tanaman Sakura, karena bila berbunga bentuk mirip seperti bunga sakura. Pohon Tabebuya memiliki kelebihan, di antaranya daunnya tidak mudah rontok, di saat musim berbunga maka bunganya terlihat sangat indah dan lebat, akarnya tidak merusak rumah atau tembok walau berbatang keras.

Tanaman Tabebuya memiliki bunga yang berbeda-beda warna. Ada warna kuning dan berbentuk terompet, juga ada banyak sekali spesies tabebuya dan berasal dari berbagai negara dengan genustabebuia dan dengan warna bunga beraneka macam, tetapi yang sering dijumpai di Indonesia yang kuning terompet dengan bunga pohon tabebuya memiliki panjang 3 –11 cm, berbentuk terompet dan bergerombol. Setiap spesies pohon tabebuya memiliki warna yang berbeda-beda, saat ini warna yang banyak dikenal adalah putih, pink muda, kuning, kuning ke-orange-an, magenta, pink tua, dan ada yang merah bermotif garis warna ungu di dalam bunga. Selain memiliki beberapa pilihan warna, Tabebuya pada musim berbunganya mampu menghasilkan jumlah bunga yang sangat banyak dan tidak putus sejak awal musim kemarau hingga menjelang musim hujan. Bahkan sekarang ini musim pembungaan dapat diatur dengan manipulasi pola pemupukan.

Habitat asli Tabebuya berasal dari daerah dengan iklim kering, sehingga memiliki ketahanan hidup yang tinggi dalam kondisi kekeringan. Hal ini sangat sesuai karena tanaman penghijauan umumnya dihadapkan pada kurangnya penyiraman di saat musim kemarau. Pohon ini adalah pohon hias populer dapat tumbuh di berbagai jenis tanah di daerah subtropis dan tropis. Tabebuya adalah pohon rendah pemeliharaan, membutuhkan pemangkasan hanya untuk memangkas tangkai mati atau rusak dan jarang terganggu hama. Ada dua jenis pohon Tabebuya yang populer sebagai tanaman hias pekarangan, Tabebuya Kuning dengan pohon besar mencapai 8m, dan Tabebuya Merah Muda.

Dengan mulai bermekaran bunga-bunga Pohon Tabebuya, banyak Masyarakat lokal maupun wisatawan luar Kota Magelang yang mengabadikan momen indah ini. Diharapkan hal ini dapat menjadi salah satu daya tarik Wisatawan dari luar Kota Magelang maupun Mancanegara.

Dilihat: 2588 kali


Artikel Lainnya