DLH Kota Magelang

MAGELANG MONCER SERIUS 2020

Komposter Komposter di Taman Kota Magelang

Kota Magelang memiliki 53 taman kota yang terdiri dari 10 taman aktif serta 20 taman pasif  dan sisanya merupakan jalur hijau median atau divider jalan. Setiap harinya taman kota aktif dipelihara oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang dengan jumlah yang berbeda sesuai dengan luasan taman yang dipelihara. Setiap hari pula dengan adanya pemeliharaan rutin menghasilkan produksi sampah organik berupa daun dari hasil pendangiran taman, serta dari sampah pengunjung taman.

Kebutuhan akan zero waste, yaitu bebas sampah maka diterapkanlah sampah habis di tempat dan tidak  sampai ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir. Untuk  mewujudkannya maka dibuatlah komposter untuk sampah organik khusus taman, yang hasilnya nanti akan kembali dimanfaatkan sebagai pupuk organik bagi tanaman dan bunga di taman.

Sampah Habis di Tempat dengan Komposter Taman Kota

Komposter yang ada di taman kota saat ini berjumlah 10 (sepuluh) buah di 7 (tujuh) lokasi dengan bentuk berkarakter seperti paku yang berfilosofi Kota Magelang merupakan kota dimana terdapat Gunung Tidar yang merupakan “paku”nya Jawa.

Komposter ini berkapasitas 1080 Liter dan mampu menghasilkan 10 L pupuk cair setiap minggunya. Setiap petugas lapangan di taman akan membuang sampah daun setiap harinya ke dalam komposter dan akan memanen pupuk daun dari hasil olahan sampah daun di komposter untuk dapat diaplikasikan kembali untuk menambah nutrisi tanaman di taman. Saat ini komposter ditempatkan di Taman depan RSJ, Taman Tanggul Kali Kota, Taman Lansia, Taman Trunan, Taman Badaan Barat, Taman Badaan Timur, dan Taman Kwarasan.

Dilihat: 1089 kali


Artikel Lainnya